Rabu, November 12, 2008

AGAR SHOLAT KHUSYU'

Beberapa Kondisi Hati Yang Dapat Membantu Menghidupkan Sholat

1. Kosongkan hati dari berbagai pikiran dan permasalahan lain, sehingga menyatu antara pikiran, perkataan dan perbuatan sholat.
2. Sibukkan hati untuk memikirkan makna kata-kata yang diucapkannya.
3. Kagumi kebesaran Allah dan kedahsyatan-Nya.
4. Bayangkan bahwa kita akan berdiri kehadapan-Nya kelak.
5. Harapkan keridhoan-Nya.
Ingat bahwa kasih sayang dan karunia Allah kepada diri kita sangat luas.
6. Merasa malu.
Betapa hinanya diri kita di hadapan ke-Mahakuasaan-Nya, sedangkan kita bukanlah apa-apa melainkan hanya makhluk yang lemah tak berdaya, tak terhitung karunia yang telah diberikan-Nya kepada kita mengapa kita malas beribadah dan suka berbuat maksiat ?

Kiat Agar Hati Dapat Hadir saat Sholat

Hilangkan lintasan-lintasan pikiran dan semua penyebabnya :

1. Menghilangkan lintasan dari dalam
- kosongkan hati dari urusan keduniaan
- senantiasa mengingat kehidupan akhirat
- rasakan bagaimana saat berdiri di hadapan Allah kelak
- segera putuskan pikiran-pikiran lain saat ingat

2. Menghilangkan lintasan dari luar
- tundukkan pandangan
- sholat di tempat yang sepi ( hindari kebisingan )
- hindari hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi seperti pakaian atau peralatan sholat yang warna – warni, perhiasan dsb.

PERBUATAN SHOLAT dan YANG HARUS DIHADIRKAN
1. Saat mendengar adzan : Gambaran panggilan Allah kepada kita di hari kiamat
2. Saat berwudhu : Mensucikan najis hati dengan taubat dan penyesalan
3. Menutup Aurat : Menutup aib bathin dengan malu, takut dan taubat
4. Menghadap kiblat : Menghadapkan hati dari semua urusan menuju Allah
5. Berdiri tegak : Mengingat beginilah saat berdiri di hadapan-Nya sehingga menimbulkan tawaddu’ dan hina diri
6. Berniat (dalam hati) : Bertekad untuk melaksanakan semua perintah-Nya dengan sebaik-baiknya, ikhlas dengan mengharapkan pahala-Nya dan takut akan siksa-Nya
7. Takbir : Kesesuaian hati dengan arti kata itu dan diulangnya kata itu berkali-kali semakin membuat kecil diri kita
8. Wajjahtu Wajhiya : Apakah pantas aku katakan : aku hadapkan diriku pada pencipta…. sementara hatiku tidak menghadap padamu ?
9. Haniifan Musliman : Dengan lurus menyerahkan diri ( untuk diatur oleh hukum-hukum-Mu )
10. Mawaa anaa minal musyrikin : Mengenal jenis-jenis sirik
11. Mahyaya wa mamaa ti : Saat ini hidup dan matiku untuk mengejar apa ?
12. Ta’awwudz : Dengan rasa takut terhadap godaan syetan yang memalingkan kita dari khusyu’
13. Basmallah : Berniat tabarru’ dengan asma Allah
14. Hamdallah : Mengingat limpahan nikmat yang diberikan-Nya dan perbuatan apa yang sudah kita balas pada-Nya
15. Arrahmani rahim : Mengingat semua kasih sayang dan kelembutan-Nya, sehingga kita tidak diazab saat ini walau sudah berlumur dosa dan maksiat
16. Maliki yau middin : Rasa mengagungkan karena tiada raja kecuali dibawah kekuasaan Allah dan rasa takut karena hal itu adalah hari perhitungan dan pembalasan amal kita
17. Iyya kaa na’ budu : Memperbaharui keikhlasan dan ketaatan
18. Iyya kanas ta’in : Memperbaharui kelemahan dan kebutuhan kita yang sangat besar dihadapan-Nya

Tidak ada komentar: